Cara Memakai Keris Dalam Busana Kejawen Jangkep

Judul : Cara nyengkelit (memakai) keris dalam busana kejawen jangkep

Oleh : E. Suharjendro

 

Dalam tata busana barat yang berkembang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia ada yang disebut pakaian sipil lengkap, yaitu setelan jas dengan kemeja lengan panjangberdasi, bersepatu dan berkaos kaki. Pakaian ini untuk para mentri, anggota DPR/MPR atau pejabat yang dilantik untuk memberi kesan nasional indonesia, biasa pula ditambah tutup kepala berupa peci hitam. Demikian yang biasa dikenakan pada acara resmi yang agung bagi kaum pria.

Menghadiri resepsi perkawinan, kalau pria mau menghormati pengantin dan tuan rumah sekaligus tampak anggun, seyogyanya memakai pakaian sipil lengkap seperti itu.

Nah sejajar dengan itu kalau seorang pria mau tampil secara terhormat dalam busana tradisional jawa, haruslah mengenakan busana kejawen lengkap, dengan sabuk(stagen) atau lonthong serta kamus dan timangnya, baju surjan (atau beskap, atela, pranakan dll) ikat kepala (blangkon Yogya atau Solo), alas kaki berupa selop (senela) dan tidak ketinggalan keris.

 

1. Nyengkelit Mara Seba 

Mengenakan (memakai atau meyelipkan) keris dalam (diantara lipatan-lipatan) setagen itu disebut nyengkelit. Dan nyengkelit keris yang benar ialah gandar (batang keris dimana wilahan keris disarungkan masuk ke warangka atau sarungnya) diselipkan diantara lapisan stagen jadi bukan pada bagian akhir (paling dalam) stagen, sehingga warangka keris ini melekat di kulit ounggung, juga tidak diselipkan di balik kamus. tetapi di antara (tengah-tengah) lapisan stagen.

Nyengkelit keris yang paling baik (sopan atau susila) untuk menghadiri upacara resmi (seperti dalang) ialah gandar diselipkan tepat dipunggung (menyelipkannya baik dimulai di stagen pinggang kanan, stelah masuk baru digeser ke belakang sampai punggun), lalu deder (arah tangkai keris) dicondongkan ke kanan, letak gandar itu jangan terlalu masuk (netep)juga jangan terlalu mencuat (mogleng) tetapi perkiraan titik tengah keris berada di titik tengah punggung (tengah-tengah Stagen), tepat pada tulang punggung atau ula-ula

 

... bersambung