Pamor Keris

Pamor didapat dari pecahan-pecahan bintang, malam dan siang sebetulnya sama saja, kemungkinan ada permukaan bintang dari lazuardi yang gempal jatuh ke bumi.

 

Pada waktu malam apabila kita mengetahui ada pecahan bintang, banyak yang mengatakan bahwa yang meluncur itu adalah bintang yang beralih tempat (lintang alihan : bahasa jawa). Kejadian itu sebetulnya salah kaparah, yang meluncur itu ialah pevahan-pecahan bintang. Dan kalau pecahan tersebut didalam perjalanan yang menggeser kepadatan udara karena kecepatannya dan tidak habis terbakar, kemungkinan walau tinggal kecil sebiji buah semangka, benda itu (mungkin apa yang sekarang dinamakan pecahan meteor) sampai di bumi/tanah. karena kalau benda itu kalau sedikit besar atau bisa dinamakan besar jika diteliti berujud batu, tetapi bukan batu, disebut besi bukan besi disebut baja buka baja. Sebab benda itu apabila di biarkan akan mengeluarkan cahaya. Dan benda tersebut kalau jatuhnya di tanah masih sebesar genggaman tangan-tangan umpamanya, pasti mengeluarkan suara yang keras, mungkin malahan menggelepar. Nenek moyang kita yang bisa menemukan benda tersebut, menamakannya PAMOR.

 

Sekiranya ada yang menemukan tempat jatuhnya benda yang dinamakan pamor itu, seyogyanya jangan cepat-cepat mengambilnya, sebeb benda itu mempunyai daya kekuatan yang lain daripada yang lain. Tidak jarang tempat yang kejatuhan benda itu pasti membongkah, sekitar benda itu bila ada tumbuhan pasti layu kering. Sehari dengan jatuhnya bend aitu, disekitaranya bisa dilueati orang atau hewan, kakainya kemungkinan  bisa membengkak karena tempat jatuhnya benda (pamor) itu pasti beracun.

 

Sehari setelah jatuhnya pamor itu segalanya sudah bisa kembali seperti semuala, racun biasanya sudah hilang menguap. Barulah kita bisa mencari benda pamor itu. Benda yang ditemukan itu seperti baja yang pasti berjauhan dengan batu-batu lain, seperti batu yang menyendiri letaknya. Untuk mengambilnya, sebaiknya kita capit dan diletakkan ditempat yang terbuka, jangan sampai di sentuh. Tunggu sampai satu dua hari lagi dan direndam dalam air dengan sabut kelapa atau cukup dengan kuas yang halus saja. membersihkan  pamor harus selalu diatas air rendaman tadi. Biola batu pamor tersebut sudah kelihatan bersih dan mngeluarkan cahaya, maka air rendaman yang juga untuk tempat memebersihkan tadi, harus dibuang jauh-jauh ditempat yang jarang dilewati orang, sebeb ada kemungkinan air itu beracun: 

** Pakem Pengetahuan Tentang Keris, Koesni, CV. Aneka Ilmu Semarang, 2003.  

 

  • Mencairkan Batu Pamor

    Untuk mencaikan batu pamor, sediakanlah nampan sebesar piing yang terbuat dari baja (sekarang boleh dengan wajan kecil saja), teteapi jangan dari tembaga. Taruhlah batu pamor tadi diatasnya....... 

  • Pemasangan Pamor Di Bilah (wilah) Keris

     Ada cerita yang sepintas lalau sukar di percaya, ialah adanya pemasangan/pengetrapan pamor yang dilakukan hanya menabur bubukan pamor ke badan (wilah) keris yang selagi dibakar di atas api. Setelah pamor kelihatan......... 

  • Pemasangan Pamor dioleskan, ditekan atau ditempa

     Ada juga sewaktu besi wilahan sudah dibakar, maka pamor diletakkan diatasnya, jika sudah kelihatan meleleh wilahan segera digoyang-goyangkan agar pamor merata pada dasar wilahan...... 

  • Pembuatan, pemasangan pamor diluluhkan diatas bilah keris

    Pamor yang pengetrapannya hany diluluhkan di atas wilahan,  penggarapannya kelihatan gampang, tetapi empu yang menangani harus teliti dan cekatan, selain itu harus mempunyai keahlian membuat gambar....