• Kampak Tradisional
    Kampak Tradisional

Tentang Kapak - Kampak

Kapak atau kampak adalah salah satu alat/senjata, yang mata tajamnya (mata kapaknya) terbuat dari logam yang sangat keras. Kemugkinan kandungan unsur bajanya cukup dominan. Makin banyak kandungan baja makin dipandang baik dan bermutu. Tentang mata kampak ternyata bila ditilik dari perkembangan bentuknya nyaris tak mengalami banyak perubahan, sebab kapak batu yang dikenal dizaman prasejarah, ternyata secara tipologis tidak berbeda jauh dengan kapak logam masa sekarang. Letak perbedaannya hanya pada tangkai kapak, kapak prasejarah tidak memiliki tangkai, kerna ujung tangkai dan mata kapak tidak menunjukan ukuran perbedaan yang ekstrim, sedang kapak logam yang kita kenal sekarang ini pembentukan siku terlihat di antara tungkai dan bahu sangat jelas, sehingga pembentukan siku terlihat diantara tangkai dan badan kapak. Tangkainya kecil dimaksudkan untuk diselipka atau diikat pada gagangnya yang tebuat dari kayu.

Kapak lampung dilihat dari bentuk ukurannya dapat dibagi menjadi dua bagian:

1. Kapak penuar

2. Kapak Patil

Yang dimaksud kapak penuar adalah kapak yang relatif berukuran besar dengan gagang berukuran panjang membengkok. Panjang tangkai gagang kapak ini dapat mencapai lebih dari 100 cm. Biasanya oleh masyarakat suku bangsa lampung kapak jenis ini untuk digunakan sebagai alat pemotong pohom kayu-kayu besar. Menurut penduduk pengguna kapak penuar, kapak inipun dapat berfungsi sebagai beliung, karena mata kapaknya dapat digeser secara melintang. Apabila mata kapak ditempatkan secara vertikal maka ia berfungsi sebagai kapak, jika ditempatkan secara melintang ia berfungsi sebagai beliung.

 

Sedangkan alat yang disebut kapak patil yaitu sejenis kapak yang dibagian cutting edgenya lebih kecil. bila dibandingkan dengan kapak penuar. Perbedaan lainnya dengan kapak penuar adalah terletak pada gagangnya. Gagang kapak patil berukuran lebih pendek, biasanya berukuran tidak lebih dari 20 cm. Masyarakat lampung menggunakan kapak patil biasanya kebagi alat untuk membelah kayu bakar atau memotong kayu/pohon yang berukuran kecil, bila matanya sejajar gagang atau membujur. Bila matanya melintang ia biasanya digunakan untuk menakik getah damar.

 

Pada zaman dahulu baik kapak penuar maupun kapak petil , mata kapaknya dibuat oleh orang Lampung sendiri. Kini keduanya tidak lagi dibuat, karena telah banyak dijual orang di pasar-pasar dengan harga yang sangat terjangkau

 

Sumber: Senjata Tradisional Lampung, Detailnya Lihat Menu Referensi